Setengah Jalan di Semester Dua

Assalamu’alaikum

Hello wie geht’s?

     Setelah sekian lama ga posting, akhirnya gua mencoba untuk curhat lagi di sini gan. Kayanya post yang ini juga bakalan lumayan panjang nih, soalnya ya emang mau cerita ajasih 2017 ini gimana.

     Ya, setelah pulang ke Jakarta, bocah yang konyol ini diminta untuk mengisi sebuah acara (lagi-lagi gara-gara ini) yang mana acara ini penting banget buat kawula muda pencari jati diri. Nama acaranya Exvertion 98 vol. 3. Ini adalah acara bursa kampus yang diadakan oleh SMAN 98 Jakarta, vol. 3 berarti ini udah tiga kali di laksanakan dalam tiga tahun terakhir. Sempet kurang yakin juga awalnya buat nerima tawaran ini, ya apalah bocah konyol yang masih perlu bebenah diri ini disuruh untuk memotivasi para calon pemimpin bangsa supaya semangat buat menempuh kehidupannya untuk lebih baik ßStatemen lebay.  Apalagi gua juga disandingin sama pembicara beneran, iya beneran, seorang trainer dan penulis buku yang jelas. Apalah aku yang cuma butiran wijen. Ya akhirnya gua terima juga sih tawarannya dan sekaligus jadi pengalaman baru dan seneng banget udah bisa bermanfaat bagi orang lain. Selain itu juga gua memanfaatkan bursa kampus ini untuk sosialisasi Teknik Geodesi Undip yang walaupun ga maksimal sih (sad).

Semangat Ber-SBMPTN ria ya teman-teman!

     Gatau kenapa ya liburan kerasa sebentar banget. Kayanya baru kemarenan dianter Komting ke Tawang untuk pulang ke Jakarta, eh udah sampe pasar senen lagi aja buat balik ke Tembalang. 
Pasar Senen, oh Pasar Senen

Datang lebih awal di Tembalang, sebenernya buat matengin acara POR sih yang udah banyak di handle sama anak semarang – Arigatou gozaimassu mas mba. Dampak dari tidak maksimal dalam sosialisasi Teknik Geodesi di Jakarta ialah gua dan beberapa temen gua yang gaul-gaul melakukan serangan fajar ke SMA 3 Semarang (Padahal sosialisasinya habis Jumatan). Gatau kenapa asik aja dah main ke SMA orang, dan gua suka sama adik-adik gemes bentuk bangunan SMA 3 Semarang dan beberapa SMA di Semarang yang emang masih bangunan lama dan terawat, keren dah. 
Keche Badhay.


     Di Porseni Geodesi, kebetulan gua jadi penanggung jawab cabang badminton. Acara berlangsung khidmat dan kondusifßUpacara kali ah. Ini juga salah satu hal asik menurut gua, jadi kepala cabor gitu ya seru dah, banyak pengalaman baru juga meskipun gua udah lama berkecimpung ßbahasa alay) di bidang bulutangkis. Ya walaupun untuk cabor badminton angkatan gua cuma bisa jadi juara tiga dari lima peserta wkwk seru tapi lah.
Lagi ngobrol sama mas wasit.


     Hari berlalu, aku dan kakakku menemukan Avatar baru bernama Aang. Kalo lu perhatiin kayanya gua ga belajar apa apa ya disini? Weits jangan salah sangka. Gua belajar mengendalikan petir diri sendiri yang lebih gua rasa berat dari semester sebelumnya. Euforia keterima di PTN sudah memudar, semangat perlu terus diperbaharui, target perlu terus dibidik, dan perut perlu terus diisi nasi, namun diri ini masih saja sendiri. Busetdah ni bocah malah kebelet nikah. Ada beberapa pelajaran di Geodesi yang menurut gua ajib nih. Dimulai dari matkul kegeodesian yang dari semester lalu emang udah menarik sih ya Ilmu Ukur Tanah 2, atau disingkat IUT2. Kenapa gua bilang seru di matkul ini, karena ada yang namanya konturing. Ya buat kontur gitulah, kocak aja liat konturnya(cuman liatnya ya, bukan buatnya), dan di IUT 2 ini kami akan praktikum pemetaan situasi nih. Cari tau sendiri aja ya pemetaan situasi itu gimana. Sebenernya rada bohong juga sih bilang matkul ini seru yang padahal praktikum yang menanti setelah UTS ini akan membuat kurus kerontang. Tapi, kata mas sama mba yang udah berpengalaman ya ini baru awal dan harus terus dinikmati. Selain IUT 2, ada Prokom. Nah Prokom ini kepanjangannya adalah Pemrograman Komputer, ini juga gua bilang seru karena jujur aja dah gua baru banget kenal koding-kodingan lucu gitu. Ya walaupun bikin sedikit repot juga sih karena leptop gua gakuad sama software-software begituan. Yang mau bantu beliin leptop baru ya silahkan boleh banget nih hehe. Satu lagi matkul tambahan yang keren itu Filsafat Ilmu Pengetahuan, kenapa ya?. Ya asik aja sih, lu disuruh mikir untuk sesuatu, disuruh kritis, kenapa kritis perlu ya menurut gua sih supaya lu ada kemauan buat mencari kebenaran yang hqq. Tapi jangan kebablasan dalam berfilsafat ya, ya ini dari pendapat gua aja si. Jadi, disaat lu kritis mau mencari suatu yang emang empiris ya lu bakalan cari sampe ke dasarnya deh, ga cuman ikut-ikutan kata orang aja. Masa iya lu bakal dapet suami brewokan gara-gara nyapu ngga bersih?. Ya gapapasih brewokan jadi idaman kayanya sekarang ya, walah jadi kepengen punya brewok nih gua. Dan tentang UTS, ya tinggal berdoa aja,baru saja terlewati. dan baru ngerasain yang namanya UTS take home dan itu terasa manis dan pahit sih.
Ini manisnya take home UTS.


     Ada beberapa hal yang bikin gua sedih juga sih. Proses gua disini yang gua gatau, apakah meningkat atau malah menurun. Alhamdulillah ada mas-mas yang baik disini nawarin belajar bahasa arab gratis, Jazakumullah khair mas. Tapi, apa ini efek belajar cuma sendirian ya, jadi berat lama kelamaan untuk terus berkomitmen belajar, padahal udah gratis dan ya… . sedih dah. Waduh mas mas.

     Gua juga ikut training muslim satu fakultas teknik nih, asik lah. Banyak kenalan baru, jadi lebih banyak yang di kasih salam kalo lagi main ke masjid teknik. Selain itu juga acara ini bikin gua sadar suatu hal, ya baru sadar aja. Belum dibenahin L. Di organisasi lain, gua masuk  bidang  di himpunan yang emang gua inginkan banget di awal perkuliahan dulu, semoga tetep lurus nih niatnya. 

     Mulai berasa banget jadi anak rantau. Sejak semester dua ini, pas gua pulang nanti udah ada dua orang yang gaakan gua temuin lagi nih. Sekitar tiga minggu lalu dapat kabar kalo Pak le kecelakaan dan gak tertolong. Dan di senin kemarin dapet kabar dari Mbah(nenek) yang juga menyusul. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. mungkin mau cerita dikit aja tentang mbah nih, yang paling gua inget ketika gua dikasih baju adidas warna hijau sama mbah. Dan gua yang masih bersemangat dulu bertekad untuk bawa baju itu supaya bisa gua pakai pas main di Kejurda DKI. Dan Alhamdulillah udah terwujud. Bingung nih mbah buat cucumu ini mencari alasan untuk main ke pasar minggu, selain untuk menengokmu. Jadi keinget salah tulisan Ustadz Aan Chandra, mungkin ini sebagai penutup :

REHAT SEJENAK

Diantara kisah terunik yang pernah diceritakan Syaikh Prof. Dr. Dhiyaa'urrahman Al-A'Dzamy adalah, "Dahulu apabila penuntut ilmu berpisah dengan keluarganya, maka sebagian diantara mereka ada yang sengaja menutup semua akses yang berkaitan dengan kampung halaman dan keluarganya.
Bahkan setiap kali surat datang ke tempat tinggalnya, dia akan segera menaruh surat tersebut ke dalam guci besar.
Bila telah berlalu 10 atau 15 tahun, mereka akan memecahkan guci tersebut dan membaca satu-persatu surat yang masuk.
Isi suratnya macam-macam. Ada berita tentang lahirnya ponakan, menikahnya saudara, wafatnya sang Ibu/Ayah atau sakitnya anggota keluarga.
Ini mereka lakukan semata-mata agar fokus dalam menuntut ilmu.
Tidak seperti kita yang sedikit-sedikit menelpon ke rumah, WA dengan si ini dan itu, atau sibuk dengan berbagai isu yang terjadi diluar sana. Akhirnya fikiran kita jadi bercabang, terbawa perasaan dan semangat jadi kendor.
Bukan berarti terlarang, tapi semua ada masanya.

____________________

Bekasi 4 Dzulhijjah 1437 H
ACT El-Gharantaly

     Ya.. mungkin ini aja yang bisa gua tulis di post ini, yang gua tulis cuman Highlightnya aja sih masih banyak hal seru lainnya sebenernya tapi gamau gua tuangkan disini (shombhong). mohon maaf bila mungkin (pasti) banyak hal yang kurang bermanfaat dan mohon maaf atas segala kesalahan dalam tulisan ini, mudah-mudahan temen-temen yang membaca bisa mengambil manfaat dari tulisan ini meskipun cuma sedikit.


Wassalamu’alaikum

Karena Engkau Adalah Wanita

oleh Ustadz Abdurrahman Al - Atsary



Karena engkau adalah wanita
Maka sudah selayaknya engkau menyadari,
Bahwa Allah menciptakan dirimu,
dan Nabi mengingatkan tentang fitnah yang muncul darimu

Karena engkau adalah wanita
Maka banyak para lelaki yang melemparkan pandangannya padamu
Kecuali, mereka yang mempunyai kemuliaan jiwa menundukkan pandangan karena takut tentang fitnah yang ditimbulkan olehmu

Karena engkau wanita
Tanpa hiasan pun kau adalah hiasan dunia
Bukankah nabi menyebutkan : Dunia ini hiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita solehah

Karena engkau wanita
Ketika perhiasan digantungkan pada dirimu akan tampak semakin indah, tapi bila itu untuk suamimu
Ketika Nabi ditanya : wanita mana yang paling baik ya Rasulullah?
Beliau mengatakan : wanita(isteri) yang bila engkau memandangnya engkau merasa senang terhadapnya…

Karena engkau wanita
Ketahuilah, terlalu banyak hati para lelaki yang hancur bahkan binasa karena kalian para wanita
Rasulullah telah mengingatkan bahayanya dirimu : sesungguhnya fitnah pertama yang menimpa Bani Israil adalah wanita

Karena engkau wanita
Sungguh semua yg datang darimu adalah ujian bagi para lelaki, lebih tepatnya dikatakan finah(cobaan) bagi mereka
Wanita itu aurot dari sisi depan, belakang, kanan, maupun kirinya Mereka ujian bagi para lelaki

Karena engkau wanita
Engkau butuh dimuliakan dan tidak ada yang bisa memuliakanmu kecuali Allah Azza Wa Jalla, maka...

Karena engkau wanita
Tutuplah aurotmu!
Yang telah Allah pelihara kehormatan dirimu,
Jagalah kehormatan suamimu karena Allah akan mengangkat derajatmu

Karena engkau wanita
Akan lahir anak-anak yg akan memuliakan Agama ini,
dan Allah memuliakan mereka
Lalu dia menjadi kebanggaan bagimu

Karena engkau wanita
Maka ingatlah, dimanapun kamu berada, bisa jadi kamu menghancurkan tapi bisa jadi karena engkau Allah menaikan derajat para lelaki

Wahai para wanita
Kami menyeru pada anda semua, sebagaimana Allah dan Rasulnya menyeru kepada engkau
Tutuplah Aurotmu!
Jangan engkau tampakkan apa yang ada padamu!
Cukup untuk Rabb yang menciptakan keindahan yang ada padamu
 Kemudian suamimu, cukup dia yang melihat apa yang pantas ia lihat

Kami menyeru padamu, wahai para wanita
Jangan engkau ganggu orang-orang yang mengkhusyukkan hatinya pada Rabb mu
Niscaya dunia akan lebih indah, lebih mulia jika engkau tahu Allah mengawasimu,
Jika engkau tahu dengan sebab kamu Allah meninggikan derajat orang-orang shaleh
Jika kau bertaqwa, lahir darimu generasi- generasi yang mulia.

Wahai para wanita
Camkanlah! Engkau tidak selamanya muda,
Walaupun engkau tua, engkau tetap ujian bagi lelaki
Kecuali bila engkau berada pada batasan yang Allah tetapkan kepadamu.

 -------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber :
- Transkrip dari video https://m.youtube.com/watch?v=88Lmet_8Nd8&itct=CAwQpDAYAyITCJjdpsKJsNACFQJoWAod2AMOZzIGcmVsbWZ1SOXN9oCq5NveaA%3D%3D&gl=ID&client=mv-google&hl=en
- Gambar : www.Dakwatuna.com ,2013

Bukan Ratapan

    27 Juli 2016 mendarat di semarang, berbagai rangkaian acara Mahasiswa Baru, Ujian Tengah Semester, dan Besok senin 5 Desember 2016 adalah Ujian Akhir Semester. Belakangan ini raga terasa tidak bertenaga, Pikiran terasa kosong, Manajemen waktu yang payah, Materi kuliah yang kurang paham dan mager untuk mengejarnya.

    Izinkan aku bercerita. Orang sukses bilang, kunci kesuksesan salah satunya bisa mengatur waktu dengan baik. Pantas, nyatanya memang sulit dilakukan jika kita hanya main-main dan tidak serius. Sukses, apa itu?  jawabannya relatif. Intinya mungkin adalah kebahagiaan. Sekecil apapun kebahagiaan, apakah bisa disebut sukses? Mungkin bisa. Ya, terserah lu sih kalo itu.

    Izinkan aku menengok kebelakang sejenak. Bukan untuk kembali, karena kenyataannya memang kita tidak akan bisa kembali. Mengingat hari-hari yang telah kulewati dahulu. Hari-hari berapi demi mengejar mimpi. Hari-hari begadang bukan hanya untuk makan nasi padang. Hari-hari berkesan bukan hanya untuk meninggalkan pesan. Hari dimana kukejar materi-materi yang tertinggal, hari dimana waktu yang dimiliki terjaga dengan baik, hari dimana terasa nikmat untuk dijalani. Mungkin inilah jawaban atas pertanyaan yang menjanggal dalam sanubari :




Saat shalatmu payah, dirimu payah. Tak terasa sudah berapa lama terbawa arus bagai ikan yang mati. Bukan menjadi Dokter yang menyembuhkan tetapi malah jadi pasien lain yang tertular.

    Untuk teman-temanku, yang tiba-tiba mengontak ku dengan awalan pada umumnya “ka, boleh tanya-tanya tentang perjuangan masuk PTN?”. Aku mencintaimu. Terimakasih karena teman-teman sering menyadarkanku. Aku kadang malu saat ada chat masuk dengan pertanyaan seperti itu, malu karena tersadar apakah aku pantas menjadi panutan sedangkan kondisiku yang sekarang tidak seperti yang teman-teman bayangkan. Sekali lagi terimakasih telah membangunkanku dari ketiduran di tengah jalan.

    Artikel baper ini mungkin terlihat tidak jelas. memang. Mirip seperti kondisi penulis. tapi, ya marilah menatap masa depan dengan semboyan terdekat "mari perbaiki UTS dengan memaksimalkan UAS" yoii akhirnya ada quote nya wkwkwk udah lah gajelas.